Persela Belum Serius Berbenah

Persela Lamongan hingga kini belum serius berbenah menghadapi kompetisi super liga. pasca kegagalan di piala jatim, laskar joko tingkir belum menunjukkan perbaikan. Penilaian itersebut berdasarkan hasil uji coba melawan Persisam Samarinda kemarin sore di Stadion Surajaya Lamongan. Meski Tim berkostum kebesaran biru muda itu meraup kemenangan dengan skor 2-0, melalui Hermawan pada menit ke-72 dan Marcio di menit ke-79. Namun kesebelasan kebanggaan warga Kota Lamongan ini masih memiliki banyak celah yang mudah ditembus lawan. Bahkan, sebagian pemain masih kebingungan menempatkan posisinya. Tidak jarang pelatih harus berteriak keras dari banch untuk mengingatkan pemain yang bersangkutan.

Lahirnya gol di 20 menit sebelum laga berakhir juga menunjukkan bahwa Persela cukup kerepotan untuk membongkar pertahanan Persisam. Padahal, lawannya berada satu level di bawah Persela.

Pelatih Persela M. Basri mengakui bahwa tim besutannya masih labil. Dia saat ini masih mencari berbagai terobosan untuk menemukan formasi terbaiknya. Salah satunya melalui rotasi pemain. ”Terlihat di babak pertama tim kami ini tidak memiliki power. Memang melakukan serangan, tapi arahnya masih belum pas. Sehingga kesulitan mencetak gol,” katanya seusai pertandingan.

Hasil laga itu, kata Basri, dijadikan acuan untuk melangkah ke depan dalam membenahi timnya. ”Kita bisa lihat. Seperti Marcio jelas dia masuk line up utama. Tanpa Marcio atau Alex, terlihat sekali bahwa tim ini ada yang kurang. Begitu Marcio masuk, iramanya jadi lain,” imbuhnya.

Marcio kemarin memang baru dimasukkan pada babak kedua. Hadirnya pemain yang kini kerap didaulat sebagai kapten kesebelasan itu membuat permainan Persela lebih hidup. Bahkan, dua gol kemenangan tidak lepas dari peran Marcio. Gol Hermawan hasil umpan dari striker asal Brazil itu. Sementara gol kedua, dilesakkan Marcio sendiri melalui titik penalti setelah wasit Agus menganggap gelandang serang Zaenal dilanggar pemain belakang Persisam di kotak terlarang.

Sementara itu, pelatih Persisam Riono Asnan mengakui kekalahan timnya disebabkan para pemainnya kelelahan. Selain itu, dua pemain asing yang dimilikinya tidak ikut bertanding karena cedera. ”Kalau disuruh menilai Persela, saya kira tidak etis. Biasa, ini semua kan baru persiapan,” tandas mantan pelatih Persela tersebut.


About this entry